Syarat Penerbangan Bagi Penumpang Garuda Indonesia, Antigen Tidak Berlaku

binapayment.com – Apakah kamu akan terbang menggunakan Garuda Indonesia? Ada baiknya kamu tahu syarat penerbangan Garuda Indonesia yang berlaku selama masa PPKM berikut.

Dalam masa PPKM ini, baik itu untuk daerah dengan PPKM level 1-4, ada beberapa kebijakan yang harus ketahui dan dipatuhi oleh penumpang Garuda Indonesia. Hal ini sesuai dengan kebijakan maskapai Garuda Indonesia dan satgas penanggulangan Covid-19 untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Peraturan baru ini sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 21 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi COVID-19. Hal ini berdasarkan semakin ketatnya syarat perjalanan sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah untuk mencegah penularan COVID-19 saat pembatasan mulai dilonggarkan.

Kebijakan mobilitas ini diperbaharui, dengan menimbang semakin luasnya pembukaan operasional sektor sosial kemasyarakatan, tempat wisata, dll.

                         

Syarat Penerbangan Domestik untuk Penumpang Garuda Indonesia

  1. Setiap Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat perjalanan di dalam negeri.
  2. Penerbangan domestik wajib menyertakan sertifikat vaksin minimal dosis pertama atau dosis kedua dan hasil tes PCR maksimal 2×24 jam.
  3. Penerbangan antar kota dari luar Pulau Jawa dan Bali menuju Pulau Jawa dan Bali serta sebaliknya, wajib menyertakan sertifikat vaksin (minimal dosis pertama) dan hasil negatif tes PCR maksimal 2×24 jam. Rapid test Antigen tidak berlaku.
  4. Surat hasil tes PCR yang digunakan sebagai syarat penerbangan harus diterbitkan dari fasilitas pelayanan kesehatan yang terdaftar di Keputusan Menkes RI.
  5. Penumpang harus mengisi Electronic Health Alert Card (e-HAC) yang terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi.
  6. Penumpang anak-anak usia di bawah 12 tahun kini bisa terbang menggunakan pesawat dan dikecualikan menunjukkan vaksin.
  7. Penumpang dengan kepentingan khusus yang tidak atau belum divaksin berdasarkan alasan medis berdasarkan keterangan dokter spesialis dari rumah sakit pemerintah bisa melakukan perjalanan dengan menunjukkan surat keterangan hasil tes PCR dengan masa berlaku 2×24 jam pada saat keberangkatan.
  8. Penumpang yang tak memiliki fasilitas tes PCR yang dapat menerbitkan hasil dengan waktu singkat diimbau memastikan kebijakan otoritas bandara keberangkatan dengan menghubungi kantor cabang Garuda Indonesia setempat.
  9. Penumpang yang berangkat dari wilayah perbatasan dan daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) tidak berlaku ketentuan surat kesehatan sebagaimana yang diharuskan.
  10. Penumpang dengan penerbangan domestik transit (tidak keluar bandara/tidak ganti penerbangan) maka mengacu pada persyaratan tujuan akhir penerbangan.
  11. Memakai masker kain 3 lapis atau masker medis dengan benar, artinya masker menutupi hidung dan mulut. Tidak diperbolehkan untuk berbicara melalui telepon atau secara langsung.
  12. Tidak diperbolehkan makan dan minum untuk penerbangan kurang dari 2 jam. Hal ini dikecualikan bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat tertentu di jam tertentu demi alasan keselamatan dan kesehatan.

Dalam masa PPKM ini, pembelian tiket pesawat bisa melalui Agen Bina Payment dengan mudah. Agen Bina Payment menyediakan berbagai tiket pesawat domestik seperti Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, Super Air Jet, Batik Air, Sriwijaya Air, dll.

Terbuka Peluang Bisnis Agen Tiket dan PPOB

Bisnis tiket dan agen PPOB menjadi bisnis yang menguntungkan. Meski di masa pandemi, namun kebutuhan digital masyarakat Indonesia menjadi hal yang utama, seperti bayar tagihan, beli pulsa data internet, voucher game, top up saldo emoney atau kebutuhan beli tiket pesawat, kereta, bus AKAP, atau pengiriman barang.

Semua bisa dilakukan di Loket Bina Payment sebagai bisnis PPOB yang menjanjikan. Bisnis Bina Payment bisa dikelola oleh siapa saja dengan modal kecil. Kesempatan masih terbuka lebar untuk membuka bisnis PPON dan agen tiket bersama Bina Payment.