11 Solusi Hemat Listrik

binapayment.com – Kesal karena tagihan atau pemakaian listrik dirumah kamu membengkak dari bulan sebelumnya? Wah, kamu harus lakukan penghematan agar tagihan bulan depan menjadi berkurang. Ikuti langkah berikut.

Terkadang kita abaikan atau kurang memperhatikan kebiasaan dalam pemakaian listrik di rumah sehari-hari. Sering pula kita tidak mengukur penggunaan peralatan elektronik yang menggunakan listrik. Yang terjadi adalah ketika tagihan datang, jumlahnya membengkak dari bulan biasanya. Atau pemakaian token listrik habis lebih cepat dari target waktu yang ditentukan dalam anggaran.

Ada 11 langkah penghematan listrik mudah yang bisa kamu lakukan mulai sekarang.

1. Cabut colokan listrik saat tidak digunakan

Mencabut colokan listrik dari peralatan elektronik yang mati dapat menurunkan pemakaian listrik, karena peralatan elektronik dalam posisi stand-by masih memakan listrik hingga 80% dari daya ketika hidup. Bila telah menggunakan peralatan elektronik segera cabut semua colokan, terutama ketika hendak tidur.

Colokan lain yang masih memakan listrik ketika tidak dicabut dan pasti sering dialami semua orang adalah charger ponsel dan laptop. Sampai saat ini masih banyak orang yang membiarkan colokan charger ponsel terpasang setelah selesai mengisi daya.

Charger ponsel selama terpasang akan terus memutar listrik. Tanpa HP-nya itu sekitar 30% dari normal daya listriknya. Jadi kalau misalnya colokan 5 ampere, jadi begitu selesai dan tidak dicabut masih ada sekitar 2 ampere yang terus dipakai.

Pengguna laptop dapat menghemat pemakaian listrik dengan mencabut charger laptop ketika baterai laptop penuh dan bisa menancapkan kembali bila mencapai kapasitas 25% baterai.

2. Matikan lampu dan peralatan elektronik 1 jam/hari

Mematikan lampu dan peralatan elektronik di rumah selama 1 jam setiap hari, setara dengan 600 watt-hour. Penghematannya sama dengan memberikan akses listrik kepada 1 rumah tangga di daerah terpencil.

Ada kampanye tahunan bernama Earth Hour. Earth Hour ini identik dengan symbol 60+, yang berarti mematikan lampu selama satu jam, jadikanlah itu sebagai kebiasaan. Ini suatu gerakan positif yang menggunakan satu jemarimu untuk switch off lampu yang tak terpakai sekaligus penghematan listrik.

3. Bijak menggunakan kulkas

Buka tutup pintu kulkas bisa menambah 7 persen total pemakaian energi.

Setiap kali kamu membuka kulkas, udara dingin yang menjaga makanan tetap sega, terpaksa keluar dan digantikan dengan udara hangat dari ruangan. Kompresor kulkas harus mengendalikan udara hangat tersebut dan mengembalikan temperatur di dalam kulkas. Hal ini bukan hanya menambah biaya tagihan listrik kamu, tetapi juga menganggu stabilitas lingkungan.

Membuka dan menutup pintu kulkas terlalu sering atau membuka pintu kulkas terlalu lama, bisa menghabiskan 50 kWh-120 kWh per tahun. Sebagai gambaran, daya 50 kWh bisa menjalankan mesin pencuci piring sebanyak 20 kali. Sementara daya 100 kWh bisa menjalankan mesin cuci sebanyak 50 kali.

4. Hemat listrik dengan toren/tangki penampung air

Daya listrik mesin pompa air, baik untuk menyedot air dari dalam tanah maupun mengalirkan air dari bak penampung air PAM di rumah butuh daya listrik cukup besar. Karena itu pasti sangat boros listrik kalau pompa air harus hidup setiap kali kita butuh air (membuka kran). Usia pakai pompa juga jauh lebih pendek kalau tiap sebentar hidup mati mengikuti frekwensi pemakaian air. Belum lagi kalau listrik padam. Untuk sementara suplai air terhenti sampai listrik menyala kembali.

Karena itu kita perlu toren atau tandon penampung air yang diletakkan ditempat tinggi. Dengan toren/tandon kita bisa menampung dan memiliki persediaan air, sehingga pompa hanya bekerja mengisi toren bila sudah kosong selain itu berguna bila listrik mati masih bisa menggunakan air. Dengan demikian konsumsi listrik pompa air jauh lebih irit karena listrik hanya dipakai ketika tangki air sudah kosong dan akan menyala dan mati secara otomatis.

5. Gunakan AC dengan bijak

Penggunaan AC membutuhkan konsumsi yang lebih besar dibandingkan dengan alat elektronik lainnya. Menggunakan AC dengan bijak dengan batasi penggunaannya sesuai kebutuhan. Misalnya, menggunakan AC ketika malam hari ketika hendak tidur dan mematikannya ketika udara pagi masih dingin sekitar pukul 3 dinihari.

6. Cara menghemat listrik untuk rice cooker

Saat memasak nasi, cobalah gunakan air yang telah mendidih bukan dengan air dingin, agar konsumsi listriknya tidak terlalu besar. Dengan demikian proses memasak akan lebih singkat dan listrik yang digunakan semakin hemat.

7. Pilih setrika dengan pengatur panas otomatis

Setrika yang tak memiliki alat pengatur panas otomatis akan bekerja mengalirkan listrik terus menerus. Dengan rata-rata daya watt setrika mencapai 400 watt ke atas, akan menyedot listrik besar bila menggunakan setrika tanpa pengatur panas otomatis.

8. Minimalisir penggunaan dispenser

Secara kumulatif, penggunaan mesin pemanas dan pendingin air pada dispenser ternyata mengkonsumsi lebih banyak listrik dibanding AC dan kulkas. Sebagai upaya menghemat listrik, kamu bisa memasak air panas di kompor dan mendinginkan air di kulkas.

9. Jangan tinggalkan alat elektronik menyala ketika tidur

Aktivitas yang membuat listrik boros yaitu kebiasaan meninggalkan alat elektronik menyala atau terpasang ketika tidur. Periksalah seluruh alat elektronik sebelum mulai tidur dan pastikan semua dalam keadaan aman dan tak menyala. Cabut semua colokan peralatan elektronik yang tidak digunakan sebelum tidur.

10. Nyalakan lampu seperlunya dan gunakan lampu LED

Nyalakan lampu pada waktu tertentu misalkan menjelang malam hingga menjelang pagi. Selebihnya matikan lampu yang tidak diperlukan. Apabila Anda aktifitas mobile atau bekerja dan tiba di rumah malam hari, lebih baik gunakan lampu yang bisa menyala otomatis ketika malam menjelang.

Gunakan juga lampu LED yang hemat menggantikan lampu pijar yang boros daya listrik.

11. Beralih ke token listrik atau listrik prabayar

Buat kamu yang masih menggunakan listrik pascabayar, saatnya beralih ke token listrik karena dapat menekan penggunaan listrik sehingga kita dapat mengontrol dan memperkirakan pemakaian listrik dari token listrik yang diisikan pada meteran.

__________